Persahabatan 3 Pilar
Aditya Ferdiansyah
Sekolah dasar adalah masa-masa yang paling indah saat bermain dengan teman-teman. Dari bermain petak umpet,galasin dan lain-lainnya. Dibalik kesenangan itu terdapat 3 orang lelaki yang bersahabat, mereka selalu bersama,belajar bareng , makan bareng dan kecuali ialah mandi bareng.
Awal cerita dimuai saat mereka duduk di kelas 2 sekolah dasar. Di sekolah tersebut terdapat 3 orang yang bersama yaitu Adit,Manaf & Rizky. Saat di kelas mereka belajar bareng karena sekelas. Mereka dan teman sekelasnya menghafal perkalian dari satu kali satu hingga sepuluh kali sepuluh, apabila ada yang salah maka sekelas harus mengulangnya dari awal. Setelah menghafal lalu mereka belajar seperti biasa hingga bel istirahat.
*Bel Berbunyi
Bel istirahatpun berbunyi, anak anak berlarian keluar kelas. Adit,Manaf, dan Rizky selalu membawa bekal yang dibawa dari rumah untuk disantap bersama. Berbeda dengan yang lain, ada yang lari- larian, ada yang membaca buku. Si Manaf selalu membawa bekal dengan nasi bungkus yang berisi kentang dan perkedel, karena orang tua dari Manaf itu mempunyai Rumah Makan Tegal, jadi selalu membawa ciri khas nasi bungkus. Berbeda dengan Rizky, ia selalu membawa mie instan goreng yang dimasak dari rumahnya. Berbeda juga dengan Adit, ia selalu membawa telur ceplok dan nasi, apabila makanan yang dia bawa kurang untuknya, maka dia akan membeli lagi di kantin.
Kebiasaan itu terbawa hingga mereka beranjak kelas enam, mereka sudah akil baligh. Akil baligh adalah proses berkembangnya akal dan mulai beranjak remaja.Perubahan fisik yang mereka alami berbeda,kecuali Rizki. Manaf dan Adit badannya bertambah besar dan tinggi sedangkan Rizky tidak. Mereka mulai memikirkan tentang ujian nasional, try out , ujian sekolah dan ujian praktek. Dan di saat itu juga, mereka mulai bersaing untuk mendapai nilai yang bagus dan mencapai SMP yang mereka inginkan bersama. Setelah mereka melaksanakan UN, lalu mereka pergi ke bioskop untuk bersenang-senang setelah UN. Mereka menonton film romantis tentang percintaan. Kemudian setelah mereka menonton film tersebut, mereka ingin mencari seorang pacar setelah masuk SMP nanti.
Hasil UN pun sudah diumumkan, mereka berbahagia karena mendapat nilai yang bagus untuk masuk ke SMP favorit di sekitarnya. Mereka mendaftar disana dan diterima.Kemudian mereka melaksanakan MOPDB dan tes pembagian kelas. Lalu setelah hasil tes pembagian kelas di umumkan, Rizky dan Adit sekelas sedangkan Manaf berbeda. Walaupun berbeda, mereka selalu bersama saat jam istirahat dan pulang sekolah.
Keesokan harinya. Saat mereka masing-masing bertemu dengan perempuan cantik, mereka langsung melirik perempuan itu. Ketiga perempuan itu bernama Rizka, Putri dan Fani . Karakter mereka terlihat anggun saat mereka berjalan dihadapan Rizky,Manaf dan Adit. Mereka berniat ingin memecah-belah persahabatan mereka bertiga tetapi mereka tidak mengetahuinya, kecuali Rizka ia berbeda dengan teman temannya . Dia tidak suka dengan niat buruk temannya. Kemudian Manaf tertarik dengan salah satu dari mereka dan Manaf pun mulai mendekatinya. Ia mendekati perempuan itu yang bernama Putri, lalu meminta nomer hapenya. Manaf berkenalan dengannya melalui SMS. Setelah itu Manaf memberitahu kepada sahabatnya. Manaf bercerita jika ia suka dengan Putri. Secara diam-diam, Adit pun tidak mau kalah,ia juga suka dengan Fani. Adit pun meminta nomer HPnya . Dan malam harinya Adit SMS-an dengan Fani.
Rizky pun juga suka dengan Rizka, tetapi Rizky tidak berani untuk mendekati Rizka. Adit menyukai Fani. Adit selalu berduaan dengannya, sampai lupa dengan sahabatnya.Persahabatan mereka bertiga seperti telur di ujung tanduk. Kemudian Rizky kesal dengan Adit dan Manaf lalu pergi meninggalkannya. Dalam pikiran Manaf & Adit berkata ”Biarkan sahabatku meninggalkanku karena aku masih punya banyak teman dikelas baruku”. Seiring berjalannya waktu Manaf dan Adit ingin menembak Putri dan Fani , mereka mempersiapkan bunga dan mulai merangkai kata-kata romantis. Tetapi Rizka,Fani dan Putri mempunyai niat untuk memecah-belah mereka dan akhirnya berhasil dan juga membuat mereka patah hati.
Manaf dan Adit mengajak Putri dan Fani kesuatu tempat yang indah, dan mereka mulai dengan kata kata yang indah. Namun saat Adit dan Manaf mulai berkata “ Maukah kau menjadi pacarku?”. Kemudian wanita yang mereka sukai menerimanya dan mereka akhirnya berpacaran.
Rizka mulai kesal dengan perlakuan teman temannya , ia berniat ingin memberitahu semuanya kepada Rizky. Setelah Rizka memberitahu Rizky bahwa temannya telah dimanfaatkan oleh mereka, ia langsung menceritakan semuanya ke temannya. Namun usahanya sia sia , mereka tidak percaya apa yang dikatakan Rizky. Lalu Rizky mencari tau yang sebenarnya dengan memata-matai Fani dan Putri. Ternyata benar mereka berdua sedang berjalan dengan lelaki lain. Lalu Rizky merekam pembicaraan.
Lelaki : “Hubungan kamu dengan mereka berdua gimana ?”
Fani : “Ya, biasa saja”
Putri : “Ya benar , Kami memang ingin menghancurkan persahabatan mereka dan memanfaatkannya juga”
Rizky yang mendengarnya secara langsung sedikit kesal, dan ia langsung pergi menemui sahabatnya. Dan sahabatnya masih belum percaya, lalu Rizky memberi hasil rekamannya,. Setelah sahabatnya melihat hasil rekaman itu dan mereka mulai menyesal . Kemudian Adit dan Manaf mendatangi pacarnya dan memutuskan hubungannya dengan paksa, karena ia kesal. Lalu Adit dan Manaf meminta maaf kepada Rizky karena telah menjauhinya selama ini.dan menyesal betapa sakitnya itu Cinta.
*5 Tahun kemudian *
Mereka sudah kelas 3 SMA , dan mereka ditakdirkan untuk bersama lagi di Sekolah Menegah Atas. Mereka mulai bersaing untuk mendapatkan kuliah negeri.Untuk mendapatkannya mereka harus belajar dengan giat dan rajin agar mendapat nilai yang bagus. Mereka bertiga ingin sekali berkerja di rumah sakit untuk menyembuhkan orang orang yang sakit. Oleh karena itu Adit dan Manaf ingin mengambil fakultas kedokteran , Rizky mengambil bagian farmasi. Dibalik itu semua mereka harus menekuni pelajaran Biologi.
Seiring berjalannya waktu mereka menghadapi Ujian Nasional, dan mereka merasakan dag dig dug. Karena apabila nilai mereka tidak tuntas maka musnah harapannya, walaupun masih bisa berharap , mereka harus mengulangnya tahun depan.
*Pengumuman Ujian
Hari ini adalah pengumuman nilai hasil Ujian Nasional, dan hasilnya diumumkan di Lapangan sekolah. Kepala sekolah membacakan hasilnya di depan lapagan sekolah.
Kepsek : “Dengan ini , saya mengumumkan hasil Ujian Nasional peringkat 1 sampai 3 satu sekolah. Yang pertama adalah.....”
*Kepala Sekolah sengaja membuat murid murid menunggu
Kepsek : “Yang pertama adalah,,, Manaf.”
Manaf sangat senang karena termasuk peringkat pertama di sekolah dan juga sahabatnya pun turut senang.selanjutnya kepsek melanjutkannya.
Kepsek : “Yang kedua adalah.... Rizky”
Rizky tak menyangka bahwa ia termasuk peringkat kedua disekolahnya , sahabatnya turut senang pula , tetapi Adit tercampur rasa gelisah dan mulai cemas.
Kepsek : “ Yang ketiga adalah.... Adittt”
Adit juga tidak menyangka bahwa ia peringkat ketiga dan akhirnya mereka bertiga senang karena perjuangan mereka selama ini tak sia sia. Dengan nilai yang mereka peroleh , mereka dapat memilih sesuka hatinya untuk kuliah dimana saja.
* Lima tahun kemudian *
Mereka sudah mulai bekerja di Rumah Sakit dan mereka ditakdirkan bekerja di rumah sakit yang sama. Dan tujuan mereka masing masing terwujud. Saat mereka sedang kerja, Mereka melihat 2 orang wanita yang sedang mengalami kecelakaan dan dibutuhkan segera penanganan medis, Adit dan Manaf langsung ikut membawa ke ruangan. Dan mereka melihat bahwa 2 wanita yaitu Putri dan Fani adalah mantan pacaranya dulu sejak SMP. Adit dan Manaf tidak ingin membalas dendam atas perbuatan wanita itu. Setelah 2 wanita tersebut sadar, mereka melihat bahwa yang merawat mereka adalah mantan pacarnya yang telah dikhianatinya, lalu merekapun menyesalinya dan meminta maaf. Seiring berjalannya waktu Adit dan Manaf sudah melupakan kejadian itu. Fani dan Putri melihat tagihan rumah sakit tetapi tagihan tersebut sudah dilunasi. Mereka kaget dan bertanya. Perawat lain menjelaskan bahwa Adit dan Manaf lah yang telah melunasi tagihannya. Fani dan Putri sangat malu dan mengitu menyesal. Akhirnya 2 wanita itu dibolehkan pulang dari rumah sakit. Sebelum pergi menginggalkan rumah sakit , 2 wanita itu ingin mengajak kembali berpacaran. Tetapi Adit dan Manaf ingin fokus bekerja dulu hingga sukses.










